Tetap Fit Saat Puasa? Yuk Ikuti Tips Berikut Ini

Sejak 6 Mei 2019, seluruh umat muslim menyambut bulan Ramadhan dengan melakukan ibadah puasa. Selain menjalankan kewajiban agama, puasa juga memberikan manfaat jasmani yaitu melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh secara alami. Proses detoksifikasi dapat berlangsung dengan baik jika diimbangin dengan melakukan gaya hidup sehat selama puasa. Oleh sebab itu penting untuk memperhatikan asupan gizi makanan saat sahur dan berbuka serta kebiasaan yang kamu lakukan selama menjalankan ibadah puasa. Supaya kamu tetap fit saat puasa, simak tips berikut ini:

 

Tidak melewatkan sahur

Sama halnya dengan sarapan pagi, sahur adalah kegiatan yang paling penting untuk menambah asupan energi dari mulai puasa hingga tiba waktu berbuka. Oleh sebab itu kamu jangan sampai melewatkan ini ya. Kamu perlu memperhatikan keseimbangan nutrisi dengan mengonsumsi cukup karbohidrat kompleks, serat dan protein. Makanan seperti beras merah, gandum, dan oat dapat membuat kamu kenyang lebih lama. Selain itu dengan mengonsumsi makanan kaya serat seperti kurma, biji-bijian, kentang, sayuran dan hampir semua buah terutama aprikot, plum, pepaya dan pisang akan membantu kamu kuat dalam menjalankan puasa. Sedangkan protein dapat kamu peroleh dengan mengonsumsi telur, keju, yoghurt atau daging rendah lemak sehingga membantu menambah energi dan membuat kamu tetap fit sepanjang hari.

 

Cukupi kebutuhan cairan

Meski menjalankan ibadah puasa, tubuh kita tetap membutuhkan konsumsi air. Minumlah setidaknya 8-12 gelas air putih sehari. Kamu perlu memenuhi kebutuhan cairan tersebut pada saat berbuka puasa hingga saat sahur agar tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, ada baiknya jika kamu menghindari kafein. Kafein bersifat diuretik sehingga membuat kita lebih sering buang air kecil. Hal tersebut membuat cairan dalam tubuh cepat berkurang. Cobalah untuk mengurangi minuman berkafein secara berlebihan selama bulan Ramadhan untuk menghindari dehidrasi selama berpuasa.

 

Makan secukupnya

Waktu berbuka puasa adalah yang paling ditunggu-tunggu selama bulan Ramadhan. Hal ini membuat sebagian besar “kalap” ketika menyantap hidangan berbuka puasa. Langsung memakan banyak makanan ketika berbuka akan membuat perut kembung dan begah. Itu sebabnya berbuka puasalah dengan makan secukupnya. Kamu bisa mulai makan dengan cara bertahap, saat berbuka makanlah makanan yang lebih ramah untuk lambung seperti salad buah, es buah, kurma, atau air putih. Berikan jeda beberapa jam kemudian, lalu kemudian makan besar.



Hindari makanan berminyak

Hadirnya menu gorengan pada saat berbuka puasa memang sangat menggoda. Namun ada baiknya kamu menghindari berbagai makanan yang digoreng dengan minyak dalam jumlah banyak. Pasalnya, makanan ini dapat meningkatkan risiko naiknya tingkat kolesterol dalam tubuh kamu.

 

Mengurangi makanan dan minuman yang manis

Kamu diharapkan untuk mengurangi minuman dan makanan manis serta produk olahan. Sebagian besar orang yang keliru mengartikan maksud dari ‘berbuka dengan yang manis’. Makanan atau minuman manis memang penting dikonsumsi saat berbuka untuk menormalkan gula darah. Hanya saja, kamu perlu memperhatikan porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi. Apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula. Pasalnya, tanpa disadari, minuman dan makanan manis yang kita konsumsi secara rutin selama bulan Ramadhan justru akan menyebabkan kenaikan berat badan. Perlu diingat bahwa untuk memastikan tubuh fit saat Ramadhan, energi yang dikeluarkan harus lebih banyak daripada energi yang masuk.

 

Olahraga

Puasa bukanlah halangan untuk melakukan aktivitas fisik. Kamu dapat melakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang setelah berbuka puasa, yaitu pada saat tubuh sudah mendapatkan asupan energi yang cukup. Lakukan olahraga selama 30 menit dengan jalan kaki, bersepeda, jogging ataupun latihan lain yang sesuai dengan kondisi tubuh kamu.

 

Cukup tidur

Selain asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting untuk menjaga kebugaran kamu. Rasa kantuk selama puasa bukan disebabkan karena tidak makan dan minum seharian, melainkan karena kamu tidak memiliki waktu tidur yang cukup. Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam hari kamu tidak boleh begadang untuk hal yang kurang penting. Usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya. Misalnya tidur setelah sholat tarawih. Sebab, kurangnya waktu tidur akan memengaruhi kinerja otak sehingga mengganggu aktivitas kamu nantinya.

 

Nah setelah kamu mengetahui tips di atas, pastikan ibadah puasa kamu berjalan lancar hingga menyambut hari kemenangan nanti